Sebuah tanda tanpa makna

Berharap bisa menjadi titik dan koma dalam sebuah kalimat, mungkin tak hanya itu, tapi semua tanda baca yang bisa mengartikan kata.

Demon Vs Angel November 23, 2009

Filed under: puisi Go Blog — nDa @ 9:59 am
Tags:

DEMON :

Allah..
Ingin kubakar surga
Dan kumatikan api neraka
Hingga semua do’a
Di panjatkan hanya karena cinta

Allah, aku cinta..
jangan biarkan aku lupa
jangan lupakan aku…

 

ANGEL :

Allah..
ingin kupadamkan api yang dibakar oleh demon di surgaMu
dan kunyalakan api neraka
hingga semua makar
dijauhkan dari manusia

Allah, aku benci..
semua kejahatan
jangan biarkan aku jahat
jangan jahatkan aku…

 

Dialog Muku November 16, 2009

Filed under: Uncategorized — nDa @ 7:51 am

Tahu tidak, Tuhan ?
Hari ini ada lagi yang meninggal
Mati tertabrak, mati terbunuh, mati wajar !
Tahu kan, Tuhan ?
Pikir ini selalu muncul, Tuhan.
Mengapa ada yang mati wajar, dan ada yg tidak ?
Akhirnya aku tahu jawabnya, Tuhan !
Karena apapun itu, mati adalah mati !

Aku ingin mati wajar, Tuhan !
Di samping anak istriku, Tuhan !
Tetapi, pikirku menjawab lagi, Tuhan !
Demikian, bukankah sepertinya aku belum rela mati kalau begitu ?

Aku makin sadar, Tuhan !
Apapun itu, bagaimanapun itu,
hanya yang terbaik yang Kau berikan pada kami
hanya yang tertepat yang Kau nyatakan dalam nama-Mu.

Tuhan, aku ingin berhenti bertanya,
mengapa ini harus terjadi ?
Tuhan, aku ingin belajar bertanya,
sudah berapa lama Kau peluk aku ?

terima kasih atas cinta,
terima kasih atas dosa,
terima kasih atas derita,
terima kasih atas ibu dan bapak.

salam, Tuhan. salut, Tuhan. ampun, Tuhan. cinta, Tuhan.

selesai, Tuhan….

 

tERor!!! November 7, 2009

Filed under: puisi Go Blog — nDa @ 8:05 am

Ampun Pak!
Ada apa ini?!
Kenapa saya yang kena?!

Tolong Pak,
laptop itu satu-satunya alat kerja saya!

Pak!
Pak!
Pak!
Bapak pasti salah orang!
Saya bukan koruptor!
Bukan juga pembunuh!

Saya ini cuma pembantu Pak!
Cuma pembantu masyarakat menemukan keadilan!
Aduh Pak!

Gusti Allah!!!
Kenapa saya yang di hukum???!!!

 

Dakon October 26, 2009

Filed under: Uncategorized — nDa @ 9:11 am

Putri putri ayu
Berlenggang lenggok di panggung
(nikmati lakonnya)

para pembesar
sibuk ini itu
(nikmati lakonnya)

iring iringan semut
mengangkut seekor bangkai ulat
(nikmati lakonnya)

aku di sini
duduk sebagai penonton
(nikmati lakonku)

mari, nikmati lakon kita masing masing
jangan sampai lakon menjadi dakon

 

Pemikiran October 20, 2009

Filed under: Uncategorized — nDa @ 10:17 am

Bosan akan kehidupan …
Bukan berarti ingin meninggalkannya
Memikirkan kematian…
Bukan berarti ingin menemui ajal segera
Lelah dengan pencarian…
Bukan berarti berhenti mengharapkan
Berusaha melupakan…
Bukan berarti terlupakan selamanya
Manusia tetaplah manusia…
Di mana terkadang semua terasa serba salah..
Dan tak puas akan suatu keadaan…

 

Stop It Now!!!! October 20, 2009

Filed under: Uncategorized — nDa @ 9:59 am

maraiboros

STOP IT NOW

A

 

Perempuan perunggu October 2, 2009

Filed under: Uncategorized — nDa @ 2:05 am

perempuan perunggu, lumer aku
di cepol gelungmu
anak panah bergeletakan di tanah
sisa-sisa pertarungan

para lelaki adalah binatang petarung
perayu sekaligus pesolek
seperti kipas burung merak kasmaran

ini bukan gelanggang memperebutkan kunthi
atau sinta hingga rama mematahkan gendewa

perempuan perunggu, luluh aku
di embun alismu
aku hanya penanam bunga, mencuri kesempatan
menyebar bibit

tepat di tumit kakimu.

 

Menatapmu September 9, 2009

Filed under: puisi Go Blog — nDa @ 2:52 am

Menatap matamu adalah,
Bagai berdiang diperapian saat hujan dan dingin
Apimu hangatkan tiap relung sukmaku

Menatap matamu adalah,
Bagai tersesat dibelantara asa
Yang membuatku terus berjalan dan lupa arah pulang

Menatap matamu adalah,
Bagai terkunci dalam ruang rindu yang gelap
Membuatku menggapai-gapai damba sentuhmu

Menatap matamu adalah,
Suatu kesadaran
Kesadaran bahwa kau telah memberi arti bagiku, bagi hatiku.

*Sebuah kado untuk 311*

 

eLING LaN wASPadA September 2, 2009

Filed under: Cangkru'an — nDa @ 8:40 am

“kami sendiri yang membangun kesempitan
di tengah keleluasaan ini
kami sendiri yang bikin bumerang
untuk menikam perut kami
dan perut anak-anak kami ……”

Begini jadinya
Gelap mripat
Matahari yang kami salahkan ……”

“Demikianlah, kami pun saling memandang
Asing dan termangu-mangu
Cintakasih dan kebencian
Menyatu
Gusti, pertemuan kami semu
Lamis dan harus saling menipu
Salah menyalahkan, keliru memahamkan
Bertengkar untuk hal-hal picisan
Menjadi sombong dan saling meniadakan ……”

duh Gusti ………………….
paringana keslametan dumateng dalem

 

Bercinta Dengan Penyesalan August 25, 2009

Filed under: Cangkru'an — nDa @ 3:22 am

Bercintalah dengan penyesalan
sebelum ia datang menyergap
sesap peluhnya sebelum ia datang membanjiri
duri-duri hidup dalam sekam hari-hari
laku yang ragu
lakon yang abstrak
menjadi tumpuan tatapan
betapa melelahkannya hidup ini
dan kita masih berdiri dengan pongah
menantang yang seharusnya dipeluk
memeluk yang seharusnya dilepaskan
melepaskan yang seharusnya dijaga
apa ini
hidup?

*Untuk seorang teman yg tengahberada dalam penyesalan.

 

Taubah August 21, 2009

Filed under: puisi Go Blog — nDa @ 7:52 am

Aku bercinta dengan waktu,
dengan angin, hujan dan batu.
Merayap di tiang malam,
meratap di dalam jasad kelam

Menggapai pengap, menganga,
dan menguap
Terhanyut ke Jurang tajam, tersayat

Aku bercinta dengan waktu dan masa
diawal senja diujung karam
Tenggelam bahtera menghempas jiwa
semakin senyap teramat kalap

Manusia ..
lahir
letih
sekarat
Takdir
perih
getir
menjerat


Aku masih bercinta…..
Dengan dinginnya api
dengan panasnya hujan
Aku ingin kembali

 

Antinomi August 18, 2009

Filed under: Cangkru'an — nDa @ 9:25 am

sebab kau laki-laki dan aku juga laki-laki
seperti burung yang kehilangan arah
di gurun pasir
tercekik haus
hingga tak mampu berkata-kata

samapun kita lelaki
dan arah mata angin telah berputar
utara ke selatan
barat ke timur
membuat awan tersesat untuk menghantarkan hujan
lalu kemana rembulan?
ambillah jiwa ini
ambillah nafas ini
hatiku telah hancur berkeping
sayapku telah patah
cintamu telah melukai jantungku
untuk apa lagi aku menghirup udara?
sebab kau laki-laki dan aku laki-laki
dan, sebaiknya kita memang tidak usah bertemu

 

Cerita pelangi August 11, 2009

Filed under: puisi Go Blog — nDa @ 6:59 am

Bisakah aku melihat pelangi..
Warna-warni duniawi hanya bisa memandangi keindahan hati…
Hujan yang terbelalak akan kesejukan hati…
Awan yang mengalun tak bisa melewati kami yang terbuai di bawah negeri pelangi…..

Saat daun bukan lagi nafas
Saat ranting bukan lagi denting suara yang bersahutan
Saat kayu bukan lagi tulang

Dan semua ini hanya cerita di negeri pelangi

 

Cuthel August 6, 2009

Filed under: Cangkru'an — nDa @ 8:31 am

Awan….,

Ku akhiri cerita pelangi

Meski ketidaktahuanku tetap menjadi sesuatu yang abadi

Kini aku telah pergi

Tidak ingin kembali dan takkan kembali

 

$atu Level dibawah Bodoh July 29, 2009

Filed under: puisi Go Blog — nDa @ 7:52 am

“hati kecil tak pernah bohong”

sang sukma berbisik.

“aku kalah”

pikiran berkata lirih.

“TIDAK !”

sang sukma berkata, menggelegar.

“aku bodoh”

pikiran berbisik, nyaris tak terdengar.

“kau hanya terlena. BANGUN !”

sang sukma berteriak keras.

………………………………………………………

terjerembab

jatuh

terpuruk

masih adakah alam

kesadaranku ? …

 

Shadow July 23, 2009

Filed under: Uncategorized — nDa @ 3:08 am
Tags:

Im a Shadow

walking to the sun
in a shower of golden rays
i am nothing
but
a shadow

 

Aku Rindu Ibuku July 16, 2009

Filed under: puisi Go Blog — nDa @ 9:08 am

ibu

‘…..ta lellaaa .. lelllaaa lella llee duunng ….’

Kenapa langgam tua itu

Mampu mendatangkan air mata untukku ?

Kenapa langgam tua itu

Mampu membuat diriku miris ?

Kenapa langgam tua itu

Mampu menghanyutkan sukma

tak bertuan ini ??? …

aku kangen ibuku …


(Sebuah catatan tercipta usai ngobrol dgn seorang kawan, yang rela meninggalkan Surabaya dan kembali ke kampung halaman demi menemani sang bunda).

 

Missing something July 10, 2009

Filed under: puisi Go Blog — nDa @ 2:33 am

Like a hole in the sky
Like a empty inside
Like a favor denied
Like a nothing behind
Like a don’t know why
There is something missing in me

 

Takkan July 7, 2009

Filed under: Cerpen tidak terkenal — nDa @ 8:29 am

aku menunggu hujan yang kutitipkan padamu kemarin, ibuku bilang bila hujan turun itu tandanya dirimu sedang jatuh cinta.
Padahal kutahu kau tak pernah jatuh cinta..
Kau hanya bisa berpandangan denganku seperti purnama dan mars diatas rumahku tadi malam.
Hingga akhirnya awan hujanpun tak pernah berani mengganggumu, lalu kapan kau akan jatuh cinta???
karena hujan tak berani mengganggumu….

 

The black June 26, 2009

Filed under: puisi Go Blog — nDa @ 9:40 am

I’m walking through the cave alone.
Dark.
Silent.
Cold.

I’m trying to whiten the black myself.
Fail.
Unsteady.
Empty.

There’s no feeling.
There’s no heart-beat.

I can’t fool myself.
I can’t manipulate my soul.
Too naive.
Too innocent.