tentang ; Sepasang Kekasih Yang Pertama Bercinta di Luar Angkasa

Di rentang waktu yang berjejal dan memburai, kau berikan,
Sepasang tanganmu terbuka dan membiru, enggan
Di gigir yang curam dan dunia yang tertinggal, gelap membeku
Sungguh, peta melesap dan udara yang terbakar jauh

* Kita adalah sepasang kekasih yang pertama bercinta di luar angkasa

Seperti takkan pernah pulang (yang menghilang) kau membias di udara dan terhempaskan cahaya
Seperti takkan pernah pulang, ketuk langkahmu
menarilah di jauh permukaan

Di rentang waktu yang berjejal dan memburai, kau berikan,
Sepasang tanganmu terbuka dan membiru, enggan

*

Jalan pulang yang menghilang, tertulis dan menghilang,
karena kita, sebab kita, telah bercinta di luar angkasa

Advertisements

2 thoughts on “tentang ; Sepasang Kekasih Yang Pertama Bercinta di Luar Angkasa

  1. eeaaa deh kk.. situ berdua adalah sepasang kekasih yang pertama bercinta di luar angkasa.

    **nunggu undangan manten di luar angkasa 😛

    ————————-
    hedeeeh..Dik yangmanadaripadatidakdiketahuirimbanya…
    ente masih ketjil sdh ngomongin kawin sih….
    *eh, ente kan sukanya sama hujan, coba dech dengerin yg ‘mesin penenun hujan’…. 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s