Sebuah tanda tanpa makna

Berharap bisa menjadi titik dan koma dalam sebuah kalimat, mungkin tak hanya itu, tapi semua tanda baca yang bisa mengartikan kata.

Ki$@h Us@nG June 19, 2009

Filed under: puisi Go Blog — nDa @ 1:45 am

‘Kapan kau datang untukku, Bulan?’ tanya sang pungguk
Dengan suara lusuh
Dengan kangen yang menua
Dengan cinta yang beruban
‘Kapan kau turun, Bulan?’
‘Kapan kau akan menjawab tanyaku tentang cintamu?’
‘Pernahkah kau berpikir tentang kehadiran dan sua?’
Sang pungguk bertanya lagi
Dengan suara letih
Dengan mata yang kuyu
Dengan hati yang teriris
Dengan jiwa yang lunglay
‘Aku lelah menantimu, Bulan’
‘Sayapku tak bisa menggapaimu’
‘Aku cuma bisa melihat senyummu yang bagus’
‘Senyummu yang mengikatku dengan keguguan
dengan ketermanguan,dengan kehancuran’
Sang pungguk memandangi bulan dengan semakin murung
Semakin terpuruk
Dengan khayalnya yang merabun
Dengan asanya yang meluluh ia tersuruk
Terpaku dalam cintanya yang beruban
Terpaku dalam ketakberdayaan
Lalu ia pun terjatuh
Meski masih sempat bertanya,
‘kapan kau datang untukku, Bulan?’

 

Untitled June 9, 2009

Filed under: Uncategorized — nDa @ 6:33 am

Yang  dicari sekaligus dihindari di dunia ini adalah Sebuah ikatan.

 

Diam-diam May 26, 2009

Filed under: puisi Go Blog — nDa @ 6:21 am

Part I

aku mencintaimu diamdiam
tanpa ucap tanpa dekap tanpa permata
namun selalu ada membelaimu berirama
seperti debur ombak membelai pantai siang dan malam

aku mencintaimu diamdiam
tanpa rayu tanpa ragu tanpa goda
selalu tegak menjulang ke angkasa
seperti merapi yang tegar dan mengepul sepanjang masa

aku mencintaimu diamdiam
seperti cintanya angin pada awan

tak peduli putih atau hitam
tetap di genggam kemanapun melayang

Part II

Berapa lama kubuang waktu percuma
ketika kumulai kesalahan itu,
dan selanjutnya menjadi lagu sesal
yang terus terulang berputar-putar

pernah kuputuskan untuk mencintaimu
diam-diam, kupendam, kuperam
dan sepanjang waktu berlalu
berlembar kerinduan tergores lewat penaku
menari-nari menceritakan gundahnya hati
mendambamu, merindumu, dengan sembunyi

mungkin malam dan sepi menangis bersama
denganku, mengiris waktu
hari demi hari
menunggu hatimu terbuka, untukku
sedang aku tak pernah memintanya
padamu…

dan waktu demi waktu berlalu
membiarkanku lesu lunglai layu tergugu
merekat lembar demi lembar kelopak jiwaku
gugur satu demi satu
seiring purnama yang berlalu, tanpamu

andai dapat kuputar waktu kembali
maka aku akan meminta padamu
izinkan aku mencintaimu dengan lantang
tanpa sembunyi

Part III

siapapun,
bangunkanlah ia dari lamunanya
tolong sampaikan…aku memujanya,
seperti seorang rakyat jelata kepada ibu negaranya
cintaku adalah rahasia,
seperti peristiwa tanpa saksi mata

sadarkan dia,
ada yang selalu mengasihinya
dan mengawasinya dari samping…

Part IV

aku adalah seorang ksatria yang pandai berkuda dan bermain pedang tapi aku tak bisa terbang
aku sudah belajar pada kupu2, burung dan angin
tapi kemudian aku jatuh dan menghancurkan
tak tergapai juga dirimu di sana

Part V

Mungkin memang tak kamu izinkan saya mencintaimu, meski diamdiam. ada begitu banyak ruang kosong yang coba kuisi, tapi kamu selalu mengosongkannya lagi. Meski sudah berulangkali saya katakan, saya mencintaimu bukan sebagaimana kamu mencintai kekasihmu, yang dengannya kamu kepingin tidur, bersetubuh dan berkasihkasihan. saya cuma kepingin bersahabat dengan kamu. saling bertukar cerita, misalnya tentang film yang baru atau kepingin saya tonton. Bagaimana film itu mempengaruhi hidup saya. tentang buku, musik. atau tentang temanteman saya yang pergi satu persatu. Yang depresi mencari pekerjaan. yang baru saja wisuda. Teman saya yang aborsi (dan saya telat setahun mengetahui).
dan saya kepingin kamu menceritakan tentang teman-temanmu, adik-adikmu, masakan mama mu atau jenis game yang sering kamu mainkan.

Tetapi sampai dimanapun saya, hanya ada kamu dalam setiap ruang. Pada film yang saya tonton, musik yang saya dengar, puisi dan buku yang saya baca. Ini yang saya rasakan setiap hari.
Ketika menonton sebuah film, saya selalu kepingin kamu juga ada, bukan untuk beromantisria. Tapi saya kepingin kamu tahu film yang saya suka, lalu bercerita tentang film itu. Meskipun saya tahu selera film kita bertolak belakang.

kamu penggemar bad boy, saya penggemar boys don’t cry.

atau ketika sedang makan sesuatu yang spesial, yang belum pernah saya nikmatin sebelumnya. Saya juga kepingin kamu makan.
atau tentang musik? tentang buku? tentang hidup?
saya cuma kepingin. itu aja. membingungkan.
seperti saya kepingin temanteman dekat saya ada saat itu. tidakkah kita bisa bersahabat saja?

Note:

- Mbak Onik, thx atas tantangan & pelajaran no 13, maaf jika saia mengerjakan PR nya sedikit terlambat…. :D

- Dana, Ramlif, Shitonyou, Spark & Begawan, thx buat cerita, curhat, & omelan2 kalian untuk tulisan ini….lup u all guys….


 

Silent May 22, 2009

Filed under: puisi Go Blog — nDa @ 2:15 am

I’m dancing in the rain
with shadow of death
leave the sadness in the street
it’s about hurt feeling
lonely
missing
rainy day

it’s about silent.

 

Untuk Siapa???? May 15, 2009

Filed under: puisi Go Blog — nDa @ 1:41 am

A B C D E F G H I L O V E Y O U V W X Y Z

 

Wong Jowo May 11, 2009

Filed under: Cangkru'an — nDa @ 3:11 am

Ini adalah beberapa judul lagu dalam bahasa inggris yg di terjemahkan
dalam bahasa jawa.

All out of love (Air Supply):
Katresnan kebablasan

Goodbye (Air Supply):
Minggat

Lost in love (Air Supply):
Wes ora tresno

Making love out of nothing at all (Air Supply):
Gelo (jebule ora dibayar)

Grease (Bee Gees) :
Kinclong

How deep is your love (Bee Gees):
Duwekmu kok jero ‘men

I started a joke (Bee Gees):
Wiwit ndagel

In the morning (Bee Gees):
Isuk utuk2

Saturday night fever (Bee Gees):
Meriang ning nekat ngapel

Summertime (jazz) :
Loro Panas

Stayin’ alive (Bee Gees) :
Ora iso mati

Words (Bee Gees) :
Nggedebus

More than words (Extreme) :
Nggedebus pol

Highway star (Deep Purple) :
Jago trek-trek’an

Smoke on the water (Deep Purple) :
Umob (album ‘Nggodog Wedang’)

Soldier of fortune (Deep Purple) :
Prajurit raiso mati

Mama (Genesis) :
Mak’e

Another day in paradise (Phill Collins) :
Suk’mben ing swargo

Againts all odds (Phill Collins):
Ongko Ganep

All night long (Lionel Richie) :
Lek-lek’an(ngebyar)

Still (Lionel Richie) :
Isih (durung entek)

Stuck on you (Lionel Richie) :
Kecanthol

Truly (Lionel Richie) :
Tenan’e

Frozen (Madonna) :
Njendel

Like a virgin (Madonna) :
Ketok’e perawan

Don’t cry for me, Argentina (Madonna) :
Ojo nangis, Sragen

Billy Jean (Michael Jackson) :
Tuku clono Levis

Black & white (Michael Jackson) :
Sebrangan dalan

Killing me softly (Roberta Flack) :
Di-ithik-ithik sak-modar’e

Release me (Engelbert Humperdinck) :
Cul’na aku

My way (Frank Sinatra) :
Sak-karepku

I don’t like to sleep alone (Paul Anka) :
Kelon-ana aku

Fragile (Sting) :
Bentet

Hands clean (Alanis Morissette) :
Bar Wisuh

Believe (Cher) :
Percoyo

I still believe (Brenda K Star) :
Ngengkelan

Shy guy (Diana King) :
Clingus

Wild woman (Michael Learns to Rock) :
Morotuwo

Torn (Natallie Imbruglia) :
Suwek / dedel duel

Don’t speak (No Doubt) :
Meneng’a wae

La copa de la via (Ricky Martin) :
Ayo bal-balan

Something stupid (R William & Nicole Kidman):
nggobloki

Kiss me (Sixpence None The Richer) :
Kismis

Viva forever (Spice Girls) :
Ketagihan wedak Viva

Uptown girl (Westlife) :
Wong wedok nggunung

Don’t stop me now (Queen) :
Ojo Nggandoli

Bohemian rhapsody (Queen) :
Bu Hemi nge’Rap’

We will rock you (Queen) :
Balang2an watu

Always (Bon Jovi) :
Mesti ngono

Bed of roses (Bon Jovi) :
Peti mati

Alone (Heart) :
Ijen (album ‘Kendel tenan’)

Self control (Laura Branigan):
Poso

Warrior (Pat Benatar) :
Sepatu basket

The temple of the king (Rainbow) :
Candi

Sailing (Rod Stewart) :
Iseh Eling (ora edan)

Jump (Van Halen) :
Njondil (album ‘Kaget’)

Almost unreal (Roxette) :
Ora umum

Black magic woman (Santana) :
Mak Lampir

Smooth (Santana) :
Lunyu (album ‘Kepleset’)

Always somewhere (Scorpion) :
Mblayang wae

Still loving you (Scorpion) :
Ra duwe isin

So young (The Corrs) :
Bocah SD

After all (Al Jarreau) :
Entek2an

Forever young (Alphaville) :
Awet enom

Woman in love (Barbra Streisand) :
Suminten edan

Mandy (Barry Manilow) :
Adus

Suddenly (Billy Ocean) :
Mak-jegagik / uJUG uJUG

If (Bread) :
Yen

My heart will go on (Celine Dion) :
Loro hepatitis

The prayer (Andrea Bocelli & Celine Dion) :
Mbah Modin

I’ve never been to me (Charlene) :
Ora pernah kenal Tomi

Hard to say I’m sorry (Chicago) :
Kisinan

Zombie (Cranberries) :
Gendruwo

Boulevard (Dan Byrd) :
Dalan gede

Lady Valentine (David Gates) :
Putri Solo

Emotion (Destiny’s Child) :
Muntab

If we hold on together (Diana Ross) :
Yen Gegandengan tangan

It’s you (Dionne W & Stevie W) :
Jebul sliramu

Hotel California (Eagles) :
Losmen Kali Pepe

Big big world (Emilia) :
Donya’ne gedhe banget

In your eyes (George Benson) :
Blobok

Careless whisper (George Michael) :
Seneng rasan2

All I am (Heatwave) :
Serakah

I don’t have the heart (James Ingram) :
Rempela thok

Just once (James Ingram) :
Sepisan wae

Beautiful girl (Jose Mari Chan) :
Cah ayu

To all the girls I loved before (Julio Iglesias) :
Kanggo randha-randhaku

Dust in the wind (Kansas) :
Lesus nggawa bledug

Pretty boy (M2M) :
Banci

Smile again (Manhatan Transfer) :
Ayo ngguyu (Waljinah)

Paint my love (Michael Learns to Rock) :
Nge-cet omahe pacar

I’ll be here waiting for you (Richard Marx) :
Dak-cegat nyang kene

Become 1 (Spice Girls) :
Ilang siji

Babe (Styx) :
Maratuwa (Betawi)

Mermaid (Tatsuro Yamashita) :
Iwak ayu

Lea (Toto) :
Liyo (ora podo)

Just the way you are (Billy Joel) :
Sak-karepmu

Smoke gets in your eyes (jazz) :
Kakehan ngrokok

Long train running (Doobie W) :
Kepancal Sepur

All blues (George Benson) :
Kelunturan (biru kabeh)

O Danny boy (tradisional Irlandia) :
Jebul’e anake Dani!

Blueberry hill (Louis Armstrong):
Gunung Pare

Another clown (Leon) :
wong DPR

Thx to: abigail

 

Aku rindu bapakku May 7, 2009

Filed under: Cangkru'an — nDa @ 6:11 am

Aku rindu bapakku
Aku tak perduli lagi arti kata-kata
Aku hanya ingin beliau behagia di sana
Maafkan anakmu yang tak jua bijak
Yang sering lupa mendo’amu
Terlalu angkuh memukul dunia
Dengan tangannya yang ringkih
Di atas kakinya yang tak tegap
Maafkan aku pak…..

 

Think Black????? May 4, 2009

Filed under: Cangkru'an — nDa @ 8:04 am
Tags:

hitam

Kata mereka
Katanya sesuatu itu berdasarkan ketika ada hitam di atas putih
Katanya sesuatu itu menjadi lebih jelas ketika kita sudah menentukan salah satu diantaranya
Abu-abu menjadi perantaranya, tapi haruskah abu-abu ada ?
Abu-abu adalah sebuah peralihan…dan tak semestinya menjadi pilihan
Hitam tak selamanya kelam… putih juga tak selamanya bersih
tapi memilih satu di antaranya adalah keharusan
dan bukan berdiri di tengah-tengah
Karena berdiri di tengah-tengah, sama halnya BANCI !!!

 

Alon3 May 2, 2009

Filed under: Uncategorized — nDa @ 4:10 am

Sendiri  # Gila  # Garing # Basi # Takut # Kangen # Sedih # Galau # Bahagia # Bodoh # Tetap sendiri

 

Wanita Terindah April 22, 2009

Filed under: Cangkru'an — nDa @ 2:39 am

Kalau pria-pria terangsang dan melakukan pornoaksi karena melihat wanita berpakaian sedikit terbuka, bukan berarti harus ada undang-undang untuk melarang wanita berpakaian sedikit terbuka!… itu pelimpahan tanggung jawab bung!

Kenapa tidak dibuat sekalian undang-undang untuk melarang pria-pria melihat wanita berpakaian sedikit terbuka… !!

Sepertinya ada yang salah dengan logika di negeri ini.


Note: Bukanya saia mendukung wanita berpakaian terbuka, hanya saja tak terima dgn pelimpahan tanggung jawab itu!

 

Nothing April 17, 2009

Filed under: Uncategorized — nDa @ 1:57 am
Tags:

Tak menatap bukan buta.
Tak mendengar bukan tuli.
Karna aku hanya ingin melihat apa yg ingin kulihat.
Dan mendengar apa yang ingin kudengar…………..

 

Memberi Janji Bukan Bukti April 7, 2009

Filed under: Cangkru'an — nDa @ 3:12 am

Polibritis

Kalian ingin memberi bukti, bukan janji
Dengan memasang foto diri
Mengubah kota jadi galeri
kau pikir itu karya seni????

(tolong lanjutkan,…tiba2 saia kehabisan stock kata2)

 

Dosa Termanis April 4, 2009

Filed under: puisi Go Blog — nDa @ 6:16 am

Jika bermimpi tentangmu adalah dosa,
maka itu adalah dosa termanis-ku.

bayangan neraka adalah suasana musim semi,
hangat sekali…

 

Meninggalkan & Ditinggalkan March 3, 2009

Filed under: Cangkru'an — nDa @ 4:00 am
Tags:

Tak ada seorangpun yang tak pernah ditinggalkan.
Dan tak ada seorangpun yang tak pernah meninggalkan..
Walau itu suatu hal yang sepele.
karena mereka berpikir, yang sepele itu memang pantas ditinggalkan.
Dan yang penting itu lah yang harus diutamakan.
Sepertinya mereka pun tak peduli, atas apa yg ditinggalkan sampai diseberang tempat,
atau dimana mereka meninggalkan sisa putungnya,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

mungkin akan ada saatnya aku meninggalkan & di tinggalkan

 

l3b!h February 18, 2009

Filed under: Cangkru'an — nDa @ 2:30 am

kau beri satu

kubalas dua

kau pinta tiga

kubalas lima

ini bukan deret bilangan prima

hanya memberi lebih dari yg diminta

 

tRu3 fRi3nDs February 14, 2009

Filed under: Cangkru'an — nDa @ 7:33 am

do2

Don’t Judge

Do Understand

Don’t Lie

Do give honest advice

Don’t Lecture

Do Listen

Don’t grow a part

Do get better with age

Don’t forget Birthday

Do deserves happy ones

 

masih January 17, 2009

Filed under: puisi Go Blog — nDa @ 4:52 am

waiting

 

Untukmu aku disini

 

karenamu aku disini

 

tapi aku tak disini

 

karena kau tak disini

 

Disini aku menunggumu

 

tak bosan aku disini

 

bernyanyi aku disini

 

menangis aku disini

 

tapi mengapa kau tak pernah disini?

 

 

 

tak perlu tanda tanya January 6, 2009

Filed under: Cerpen tidak terkenal — nDa @ 4:55 am

 

untitled2

Kamar itu tidak terlalu besar, kira2 3×4M. dindingnya bercat kuning, terdapat poster che Guevara lurus tepat dengan pintu masuk. Sebuah lemari yg tak terlalu tinggi dengan tumpukan buku2 yg sudah dipenuhi dengan debu, berada di belakang pintu. Satu set computer minus printer lurus dibawah poster. Kelihatan lebih sempit dengan sebuah kasur dilapisi seprai bercorak bendera amerika berada di pojok sebelah kiri. Diatas kasur itu  Ega bersandar setengah duduk, sembari tangannya membolak-balik album foto. Pandangannya tertuju foto seorang gadis bergaya layaknya iklan KB. Tubuhnya terbalut  t-shirt warna shocking pink, dipadu celana ala tukang sate warna hitam, sepatu senada dengan t-shirt. Rambutnya diikat seperti ekor kuda. raddin onggu……

 

sejak kapan kamu disini..
aku baru melihat keindahan kelopak mu
kemarin tak ada harum mu yang ku cium
atau karena aku sedang terbuai aroma parfum

apa kemarin tak sedikit pun kau menghadiahkan ku madu
dan kau berusaha menguncup agar kau tak di kenali
sampai sesekali aku lewat di ladang ini
sepi tak ada warna yang bisa ku hinggapi

tak kuasa ku mencium harum mu sampai ke ujung sayap
terhuyung langkah ku berusaha mendekati lingkup mu
ternyata aku dipersilahkan menghirup aroma di sekitarnya
tetapi cuma menghirup, bukan mengambil madu…..

(credit to:akucumade(dot)blogspot)

 

pandangan ega tidak beranjak sedikitpun.  Ingin sekali ia mendekap gadis itu dan mengatakan betapa ia menyayanginya, meskipun sampai sekarang kata itu tak pernah terucap. Kini ia mendekap erat, foto itu. Hingga ia dibuai putri mimpi……………………

dibalik foto itu tertulis, Ana behibek, Eleanor.

 

 

***********

 

 

diam–diam kuterluka

diam-diam kutersiksa

diam–diam kumenangis

diam–diam kubahagia

 

 

mungkin kau mengataiku pengecut, atau mungkin mencaciku sebagai pecundang,  aku terima itu. meskipun yang kubutuh adalah pengertian mu, bukan cacimaki atau pun sumpahserapah.

 

Ada yang salah??? kalau aku hanya bisa mencintaimu diam-diam? aku hanya mencoba untuk sedikit realistis. bahwa rasa yang kusulam, bahwa mimpi yang kurangkai, bahwa imajinasi yang kubangun, terperangkap pada masa yang tak tepat. itu saja!

 

apasih salahnya mencinta dengan diamdiam? bukankah sama saja dengan curi pandang? kau juga sering melakukannya padaku kan? sebenarnya aku cuma ingin membalasnya secara setimpal, tapi berhubung terpisah oleh jarak, maka aku tak bisa curi pandang padamu. sehingga aku memilih mencintaimu diamdiam.

 

memang seringkali cinta seperti ini, hanya bertepuk sebelah tangan. tapi tidak ada masalah denganmu kan? masalahnya hanya padaku. aku juga tidak peduli, apakah kau tahu aku mencintaimu diam-diam atau tidak, bagiku sama saja.

 

pilihanku mencintaimu diam-diam, adalah pilihan yang kulakukan dengan sadar.

sebuah upayaku menyalurkan rasa, tanpa terjebak pada tata etika baku. memang ini sebuah pilihan yang sulit, tapi juga adalah pilihan yang paling tepat.

 

tentu kau sepakat denganku, sebab kaupun sedang mencintaiku diamdiam,

sekarang. mari kita saling mencintai secara diam-diam. bukankan dengan cara ini hubungan kita menjadi lebih romantis?

 

Gadis itu menutup buku hariannya. Dia membalik tubuhnya, diletakkan tangannya yg kanan dibawah kepalanya. Lama dia termenung. Sesekali dia tersenyum sendiri. Dia sedang membayangkan seseorang yg selama ini menganggu pikiranya, yg selalu hadir dalam2 mimpi nya. ‘….eleanor….eleanor…….kenapa kmu jadi bodoh begini, hanya gara2 seorang cowok bernama Ega……’. Eleanor mengumpat dirinya sendiri.

 

 

*sebuah kisah klasik untuk Idan!r3

 

Cerita dari kawan December 22, 2008

Filed under: Cangkru'an — nDa @ 6:12 am
Tags:

sdh

ngobrol di bawah langit malam, disuguhi pisang goreng . ditemani penikmat Milo panas.

aku tak pernah bilang, ‘I love you, Pa. I love you, Ma’

Rintik air membasahi surabaya

Apa salahnya mencoba. jangan sampai menunggu terlalu lama. percayalah.

Kau hisap rokok filtermu tuk yang kesekian, bibir merahmu sedikit terbuka.

tapi sulit, orang di rumah gak biasa terbuka seperti itu.

jalan raya darmo tampak basah. tenda warung sesekali tertiup angin.

seorang teman – saat itu ia baru menyandang status anak yatim – menuturkan, ’saat kehilangan papa. aku baru sadar betapa besar aku mencintainya, dari dulu aku selalu ingin memeluk serta berbisik. kalau aku sangat sangat mencintainya. hingga saat ini aku menyesal, kalimat indah itu tak pernah kusampaikan pada papa.’

Tujuh ribu limaratus, kata mas penjaga warung. lalu kita berpisah.

Terima kasih, ‘kan kucoba.

kau hentikan taksi. kulanjutkan dengan bis kota.

gerimis  semakin deras….…..

 

 

hUjaN December 11, 2008

Filed under: Cerpen tidak terkenal — nDa @ 7:00 am
Tags:

 

rain_by_13

‘….aku pencinta hujan , kmu tau itu kan Nay . Lebih dari bintang, lebih dari bulan.

Yayaya…aq tau itu…

Pernah nggak  kamu memperhatikan bunga hujan?, dia bahkan lebih cantik dari bintang paling terang.

Aq mulai menarik zipper jaketku.

‘..kala hujan datang aku menanti setiap rintik menjadi deras, dimana aku tak mengundang atau meminta. aku menanti setiap tetesnya menderas dimana tangan ringan tengadah terbuka…’

Ya, seperti yang kulihat sekarang, tanganmu mulai tengadah, kau dapat sengenggam, lalu kau cium. Aneh!, ada baunya emang?…’, runtukku dalam hati.

Kutarik capuchon,  terasa lebih hangat.

‘….nay, tidakkah kau mencium bau harum ini?..’, katamu sambil menaruh tanganmu tepat dibawah hidungku.

Aku tetap membisu, setetes air jatuh mengenai jaket. Kau menarik tanganmu pelan.

‘..kala mendung datang, aku mulai menunggu tetes demi tetes berjatuhan, tak perlu tuan dan tak perlu majikan. Datang dengan sempurna, takaran setiap bulirnya membawa kehidupan…’

Teorimu itu memang benar. hujan-hujan datang tanpa di undang, sepertinya tak ragu mendatangi. Hujan-hujan sigap pada tempatnya, musnahi rasa pada ragu yang tak bertepi.

Ada rasa gatal mulai menyerang.

‘…..Aku senang kau ada disampingku saat hujan turun…’. Kau raih tanganku.

Sebuah senyum kupaksakan untuk menyenangkanmu.

Akupun sebenarnya senang akan hujan, hanya saja efek dingin yang ditimbulkan, membuatku membencinya. Karnanya penyakit kampunganku mulai kumat. Alergi!!!

Dan kala dingin menyerang, aku tidak bisa jadi diriku sendiri, seperti sekarang. Itu yang tak pernah kau tahu…….

 

 

 Rinai hujan basahi aku
Temani sepi yang mengendap
Kala aku mengingatmu
Dan semua saat manis itu

Segalanya seperti mimpi
Kujalani hidup sendiri
Andai waktu berganti
Aku tetap tak ‘kan berubah

Aku selalu bahagia
Saat hujan turun
Karna aku dapat mengenangmu
Untukku sendiri

Selalu ada cerita
Tersimpan dihatiku
Tentang kau dan hujan
Tentang cinta kita
Yang mengalir seperti air

Aku bisa tersenyum
Sepanjang hari
Karna hujan pernah menahanmu disini
Untukku (HUJAN – Utopia)