Sebuah tanda tanpa makna

Berharap bisa menjadi titik dan koma dalam sebuah kalimat, mungkin tak hanya itu, tapi semua tanda baca yang bisa mengartikan kata.

Dakon October 26, 2009

Filed under: Uncategorized — nDa @ 9:11 am

Putri putri ayu
Berlenggang lenggok di panggung
(nikmati lakonnya)

para pembesar
sibuk ini itu
(nikmati lakonnya)

iring iringan semut
mengangkut seekor bangkai ulat
(nikmati lakonnya)

aku di sini
duduk sebagai penonton
(nikmati lakonku)

mari, nikmati lakon kita masing masing
jangan sampai lakon menjadi dakon

 

One Response to “Dakon”

  1. saya menikmati lakon saya, kok, meskipun terkadang juga masih suka buat memaksakan diri untuk keluar dari pakem yang ada. yeah, sekedar improvisasi, hohoho!


Leave a Reply