Sebuah tanda tanpa makna

Berharap bisa menjadi titik dan koma dalam sebuah kalimat, mungkin tak hanya itu, tapi semua tanda baca yang bisa mengartikan kata.

Taubah August 21, 2009

Filed under: puisi Go Blog — nDa @ 7:52 am

Aku bercinta dengan waktu,
dengan angin, hujan dan batu.
Merayap di tiang malam,
meratap di dalam jasad kelam

Menggapai pengap, menganga,
dan menguap
Terhanyut ke Jurang tajam, tersayat

Aku bercinta dengan waktu dan masa
diawal senja diujung karam
Tenggelam bahtera menghempas jiwa
semakin senyap teramat kalap

Manusia ..
lahir
letih
sekarat
Takdir
perih
getir
menjerat


Aku masih bercinta…..
Dengan dinginnya api
dengan panasnya hujan
Aku ingin kembali

 

3 Responses to “Taubah”

  1. awan Says:

    kamsudnya apa kaka.. :D

  2. mel Says:

    Taubah,,,
    sampai kapankah ku kan bisa menyelamimu
    merasakan dinginnya kalbumu
    membasuh smua dosaku..

  3. nDa Says:

    @ awan : taubah a.k.a taubat , kau arti kan sendiri lah…..
    @ Mel : Dia selalu setia menanti dgn setia, taubah mu…:D


Leave a Reply